Home| Teknologi| Kesehatan| Catatanku| Tutorial| Cerpen| Biodata

July 9, 2009

10 Pemicu Sakit Kepala

Filed under: .:Kesehatan:.

Sakit kepala sering tampak sederhana karena umumnya merupakan gejala penyakit ringan. Sekitar 70 persen sakit kepala memang disebabkan oleh ketegangan otot. Meski begitu, sakit kepala tak bisa disepelekan, apalagi kalau sampai mengganggu pekerjaan. Apa saja pemicu sakit kepala?

1. Bos
Ya, si bos atau pekerjaan kerap kali memicu rasa nyut nyut di kepala. Faktanya, semua hal yang menimbulkan ketegangan atau stres akan membuat kita lebih mudah terserang sakit kepala atau migren. Sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan emosional ini disebut sakit kepala fungsional atau tension headache.

Penderita sakit kepala ini sering merasakan otot-otot di bagian leher belakang kaku dan menegang. Pijatan ringan di bagian tersebut bisa mengurangi sakit kepala, namun setelah beberapa saat keluhan akan kembali muncul.

2. Udara panas
Kenaikan suhu udara seringkali menyebabkan timbulnya migren atau sakit kepala berat. Dalam sebuah studi diketahui 7,5 persen responden mengalami sakit kepala saat udara panas.

3. Aroma yang terlalu kuat
Pernahkah Anda merasa pusing gara-gara mencium aroma parfum? Aroma bau yang kuat, bahkan yang wangi, umumnya menyebabkan kepala pusing. Belum diketahui mengapa hal ini terjadi, namun para ahli menduga bau yang memiliki aroma kuat merangsang sistem saraf. Selain parfum, bau cat, bunga, atau debu, sering menyebabkan kepala berdenyut.

4. Aksesori rambut
Cara kita memperlakukan rambut bisa berpengaruh kepada kepala. Mengikat rambut terlalu kencang bisa membuat jaringan tisu di kepala menjadi tegang dan mengundang sakit kepala. Bando, jepit rambut, juga topi yang terlalu sempit akan menyebabkan efek yang sama.

5. Olahraga
Olahraga yang terlalu berat, termasuk juga hubungan seks, juga bisa menyebabkan sakit kepala. Kegiatan fisik yang berlebihan bisa membuat pembuluh darah di kepala dan leher bengkak dan tertekan. Sakit kepala yang disebabkan olahraga atau seks lebih mudah menyerang orang yang sering terkena migren.

6. Postur tubuh
Bukan hanya olahraga memeras keringat yang bisa menyebabkan tekanan pada otot leher dan kepala. Postur tubuh yang terbentuk dari kebiasaan sehari-hari pun bisa menimbulkan sakit kepala. Sebut saja kebiasaan duduk dengan posisi bahu membungkuk, duduk tanpa sandaran, menatap monitor komputer yang posisinya terlalu tinggi atau rendah, atau mengapit telepon antara kuping dan pundak. Bila akhir-akhir ini Anda sering diserang sakit kepala, saatnya memperbaiki postur tubuh Anda sehari-hari.

6. Keju
Pemicu sakit kepala sebelah, alias migren, yang paling sering adalah keju, termasuk cheddar, blue cheese, mozzarella dan parmesan. Penyebabnya adalah tyramine, yang terbentuk dari protein yang sudah dipecah, yang ada dalam keju. Makin panjang proses makanan atau minuman, makin banyak tyramine yang dikandungnya.

7. Red wine
Tyramine juga bisa kita temukan dalam red wine dan minuman keras. Alkohol yang terkadung dalam minuman itu akan meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga kepala pun terasa pusing.

8. Melewatkan makan siang
Perut kosong gara-gara tak sempat makan siang pada sebagian orang kerap menyebabkan sakit kepala. Selain pusing, perut kosong juga membuat gula darah turun, akibatnya tubuh terasa lemas. Segeralah makan siang dengan gizi seimbang. Hindari mengonsumsi makanan manis, seperti cokelat untuk mengisi perut kosong. Gula dari makanan manis akan membuat gula darah melambung untuk kemudian turun lebih rendah lagi.

9. Rokok
Merokok termasuk dalam penyebab sakit kepala, bukan cuma terhadap orang yang merokok, tetapi juga perokok pasif di sekitarnya. Kandungan nikotin akan menyebabkan pembuluh darah ke otak menyempit, akibatnya aliran darah ke otak berkurang.

10. Kafein
Orang-orang yang sering sakit kepala biasanya bersahabat dengan kopi. Kafein memang bisa menjadi kawan sekaligus lawan. Faktanya, beberapa jenis obat sakit kepala mengandung kafein di dalamnya. Namun di lain pihak, kafein juga bisa menyebabkan sakit kepala.

Berhentilah Merokok, Titik

Filed under: .:Kesehatan:.

TEMPO Interaktif, Jakarta - John Siswanto, penduduk Jalan Nias, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyesal bukan kepalang. Perokok berat mulai abg itu sedang menuai akibat dari kesenangannya: stroke sejak tujuh tahun lalu. Separuh tubuh lelaki 44 tahun itu lumpuh. "Selama bertahun-tahun, setiap hari saya menghabiskan satu pak rokok (10 bungkus). Bukan satu bungkus lagi," John menceritakannya Senin pekan lalu. Kalau pun ada sisa, paling hanya dua atau tiga batang, tak jarang sampai habis sama sekali.

Sejak stroke melumpuhkannya, John bertekad berhenti merokok. Dengan kemauan yang kuat dengan bimbingan rohani kebiasan buruk itu berhenti sama sekali. "Saya berjanji pada Tuhan bahwa saya tidak akan lagi merokok," ujarnya. Apa yang dilakukan John agar bisa menepati janjinya pada Tuhan? Setiap dorongan merokok itu datang, ia mengingat kedua anaknya yang masih belum mandiri.

Dokter yang membimbingnya juga bilang, "kalau you nggak sayang anak, merokok saja biar cepat mati." John menirukan saran "sadis" dokternya. Akan halnya keluarga John membantu dengan menjauhkan segala hal yang berhubungan dengan rokok. "Mereka membantu membuang semua pak dan bungkus rokok yang tersisa." "Ancaman" tak bisa membesarkan anak-anaknya mengalahkan kecanduan yang dipicu motif sok gaya di hadapan teman-temannya ketika SMP dulu dan bantuan keluarga memupus keinginan merokok John.

Cara menghentikan kecanduan merokok yang dilakukan John sejalan dengan hasil penelitian Rebecca Schane, peneliti kesehatan masyarakat dari Universitas California, Amerika Serikat. Schane dan timnya yang merekam kebiasan orang merokok menemukan fakta bahwa kebiasaan merokok berawal dari aktifitas sosial. Orang akan sulit menolak rokok jika lingkungannya merokok. "Merokok adalah gaya hidup. Mereka yang berpendidikan yang seharusnya tahu kesehatan juga bisa menjadi pecandu rokok," kata Rebecca seperti yang dilansir New Scientist.com pertengahan Juni lalu.

Jika tak punya kegigihan seperti John, terapi akupunktur bisa membantu. Liviyanti Sie, akupunkturis di Kelapa Gading. Liviyanti mengatakan, pecandu rokok usia 40-50 tahun bisa menghentikan kebiasaannya dengan 10-12 kali terapi. Liviyanti akan menusuk sejumlah titik telinga dan tangan. Titik-titik ini berhubungan dengan saraf mulut dan memberi efek tidak enak merokok. Prinsip ini sama dengan membuat pasien obesitas mengurangi makan dengan menusuk titik-titik lapar, hingga ia cepat kenyang. "Tapi ini tidak akan berhasil kalau yang bersangkutan nggak punya keinginan kuat berhenti merokok," kata Liviyanti.

Kemauan kuat adalah syarat mutlak untuk menghentikan kebiasaan merokok. Bahkan jika memilih cara medis sekali pun. Dokter spesialis paru-paru di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran Janto. G. Lingga mengatakan sekarang memang sudah ada obat yang memberikan efek detofikasi terhadap nikotin sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap nikotin.

Obat-obatan ini diklaim mampu melepaskan ketergantungan pada rokok. Hanya, kemampuan obat ada batasnya. "Efektifitasnya tidak mutlak kalau si pecandu tidak punya kemauan kuat untuk berhenti merokok," ujar peraih spesialis paru-paru dari Fakultas kedokteran Airlangga 1980 ini. Janto juga membenarkan cara John yang berhenti merokok secara drastis. Menurutnya, jika perokok melihat rokoknya tinggal sebatang, si perokok akan terstimulasi merokok lagi begitu melihat temannya merokok. Yang sebatang bisa bertambah lagi dan lagi. Jadi, "mengapa tidak berhenti secara drastis saja?"

 

IRVAN SJAFARI

Tips Agar Payudara Indah dan Sehat

Filed under: .:Kesehatan:.

Memiliki payudara yang indah sekaligus sehat merupakan idaman setiap wanita. Selain berguna untuk menarik lawan jenis, payudara yang terpelihara kesehatannya juga penting untuk mencegah penyakit penyakit serius yang menyerang payudara.

Berikut beberapa langkah mudah yang bisa anda lakukan untuk menjaga keindahan payudara sekaligus menjaga kesehatannya.

Olah raga - Carilah aktivitas fisik yang anda sukai, lalu lakukan hal itu secara teratur. Jadikanlah olah raga merupakan sesuatu yang menyenangkan sehingga anda tidak merasa tertekan melakukannya tiap hari. Olah raga akan membuat payudara anda lebih kencang, indah dan sehat.

Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol - Beberapa penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara konsumsi minuman beralkohol dengan angka kejadian kanker payudara. Sebaliknya, ada juga yang menyebutkan kalau anggur merah/putih bagus untuk kesehatan anda. Meskipun demikian lebih baik segera enyahkan alkohol dari kehidupan anda.

Lakukan pijat payudara
- Pijat payudara bisa dilakukan sendiri atau meminta bantuan di salon salon kecantikan. Gunakan minyak yang sedikit hangat untuk memijat. Pemijatan bisa dilakukan sebelum mandi sehingga saat mandi anda bisa membersihkan sisa minyak yang masih tersisa. Kalau bisa, gunakan minyak khusus yang memang diperuntukan untuk kesehatan payudara, minyak ini akan membuat payudara anda lebih lembut dan halus. Hawa hangat yang terdapat dalam minyak akan memperbaiki sirkulasi darah yang ada pada payudara sehingga menyebabkan nutrisi akan mengalir lancar ke payudara anda yang pada gilirannya akan membuat payudara anda lebih sehat.

Gunakan Bra yang pas - Menggunakan Bra yang tidak pas atau cenderung ketat akan membuat payudara anda tertekan dan membuatnya berwarna kemerahan. Warna kemerahan ini muncul akibat dari trauma pada jaringan payudara. Keadaan ini tentu tidak baik untuk kesehatan payudara anda. Gunakanlah Bra dengan bahan katun yang lembut. Hindari Bra yang mengandung kawat atau sejenisnya yang menyangga payudara terlalu kencang.

Makanlan makanan yang mengandung kedelai - Konsumsi makanan yang berasal dari kedelai akan mencegah kemungkinan jaringan payudara memproduksi estrogen ekstra yang dapat menganggu kesehatan payudara anda. Disamping itu, kedelai yang mengandung banyak protein juga bagus untuk nutrisi untuk pembentukan payudara.

Hindari berprasangka buruk terhadap payudara
- Sering tanpa disadari para perempuan merasa payudaranya merupakan bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Bom waktu disini maksudnya payudara bisa berubah menjadi kanker payudara yang mematikan. Hindari pemikiran seperti itu. Tetaplah optimis akan keadaan payudara anda. Jangan menganggap payudara yang bersemayam di dada anda sebagai suatu beban yang menganggu kehidupan anda.

Hindari menggunakan kontrasepsi hormonal - Cobalah untuk tidak menggunakan kontrasepsi hormonal sintetis dalam jangka waktu yang lama. Pilihlah alat kontrasepsi yang mekanis atau permanen. Meskipun efek dari kadar estrogen berlebihan dalam darah masih diperdebatkan, ada baiknya kita mewaspadainya.

Istirahatlah yang cukup - Tubuh yang terlalu lelah bekerja atau beraktivitas tentu tidak akan bagus bagi kesehatan termasuk kesehatan payudara.

 

Sumber: DechaCare.com

Parasetamol, Tak Seaman yang Dikira

Filed under: .:Kesehatan:.
Sekitar sebulan lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan akan banyaknya obat penghilang rasa sakit (painkiller) yang dijual bebas dan mengandung parasetamol, bisa membahayakan karena berpotensi merusak liver.

Parasetamol merupakan obat analgesik yang populer digunakan untuk melegakan sesak napas, demam, atau sakit ringan. Sebelumnya menurut rekomendasi FDA dosis aman mengonsumsi parasetamol tidak lebih dari 4000 mg dalam jangka 24 jam bagi orang dewasa dan anak berusia di atas 12 tahun.

Sayangnya karena parasetamol termasuk obat yang mudah didapat, overdosis obat baik sengaja atau tidak sering terjadi. Misalnya saja orang yang menderita arthritis atau nyeri sendi yang dengan mudah mengalami overdosis bila ia mengonsumsi obat arthrtitis tiap 4 atau 6 jam dan ditambah obat penghilang nyeri lainnya yang mengandung parasetamol dan biasanya dijual bebas. Obat nyeri sendi seperti tylenol mengandung 325 mg parasetamol dan 500 mg untuk jenis ekstra kuat.

Selama bertahun-tahun konsumen merasa aman dalam memilih parasetamol sebagai obat pereda sakit. Berbeda dengan painkiller jenis ibuprofen atau asetosal (asam asetilsalisilat), parasetamol tidak menyebabkan peradangan. Karena itulah obat ini sering dianggap aman.

Tetapi faktanya, studi terbaru menunjukkan parasetamol dalam dosis tinggi bisa menyebabkan kerusakan liver, bahkan kematian.

Untuk menghidari efek samping tersebut, FDA menurunkan dosis aman parasetamol, yakni 3.250 mg untuk orang dewasa (sebagian ahli merasa dosis ini masih terlalu tinggi) dan untuk dosis tunggal tidak lebih dari 650 mg.

Selain itu karena kombinasi parasetamol dan alkohol bisa meracuni liver, maka orang yang mengonsumsi lebih dari tiga gelas minuman beralkohol disarankan untuk mengurangi asupan parasetamol dari dosis biasa.

Konsumen juga diharapkan mewaspadai kemungkinan over dosis karena mengonsumsi beberapa jenis obat yang mengandung parasetamol secara bersamaan untuk mengurangi gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri menstruasi, atau influenza.

 
 Sumber: DechaCare.com

Tips Sehat Menambah Berat Badan

Filed under: .:Kesehatan:.

Banyak yang badannya gemuk berkeinginan agar badannya lebih kecil dengan melakukan diet. Seperti yang pernah dibahas mengenai tips mengatasi kegemukan. Gemuk bisa saja karena kebanyakan lemak, dan itu tidak sehat untuk tubuh kita. Untuk itu, kali ini akan dibahas mengenai tips menambah berat badan yang sehat. Dalam upaya menambah berat badan seharusnya juga memperhatikan kesehatan, tidak boleh makan makanan sembarang yang justru malah bisa menimbulkan penyakit baru.

Berikut adalah tips menambah berat badan yang sehat :

* Tambahkan makan dan minum yang banyak mengandung karbohidrat, protein tinggi. Seperti minum satu gelas susu setiap pagi, makan telor setengah matang. Hindari makanan yang banyak mengandung lemak.

* Minum suplemen yang dapat menambah nafsu makan. Tentu saja suplemen yang legal dan sehat.

* Menambah pola makan. Misal, yang semua tiga kali sehari ditambah menjadi lima kali sampai tujuh kali sehari dengan jumlah porsi lebih sedikit dari yang tiga kali sehari. Dengan tetap memperhatikan kandungan gizi dari asupan makanan anda.

* Dengan mengkonsumsi vitamin yang lengkap untuk tubuh kita.

* Tetaplah melakukan olah raga cukup. Karena olah raga yang cukup dapat membakar lemak yang ada di tubuh anda.

Lebih Sehat dengan Mengukus Makanan

Filed under: .:Kesehatan:.
Image

Siapa yang tak suka ikan bakar atau daging panggang? Rasa gurih dipadu dengan saus yang manis ditambah sambal yang pas tingkat kepedasannya membuat kita menelan ludah. Namun, makanan yang diolah seperti ini, kita semua tahu, sebenarnya kurang memberikan manfaat bagi kesehatan. Kecuali, tentunya, urusan kenyamanan di lidah. Mengukus makanan lebih disarankan. Mengapa demikian?

Sayuran yang dikukus menggunakan alat pengukus makanan dapat mempertahankan kandungan flavanol (konsentrat alami dari tumbuhan yang dapat berfungsi sebagai antioksidan) dan vitamin. Jadi, daripada Anda mengonsumsi sayuran mentah, seperti lalapan, memasak dengan cara mengukusnya jauh lebih baik.

Selain sayuran, bahan makanan yang juga baik dimasak dengan cara dikukus adalah ikan. Ikan kukus akan mempertahankan cita rasa dan kandungan gizi seperti asam lemak Omega-3 yang ditemukan dalam semua makanan laut. Dengan mengukus, daging ikan tidak akan hancur selama proses memasak dalam food steamer. Bandingkan jika Anda merebus, memanggang, menumis, atau memanaskan ikan dengan cara lain. Ikan akan kehilangan gizinya.

Dengan mengukus makanan menjadi bebas lemak, dan menjadi lebih sedap. Tentu, kita yang terbiasa menggoreng atau membakar ikan akan sulit menikmati ikan kukusan pada awalnya. Namun hal ini merupakan perubahan yang sederhana dari kebiasaan atau pola makan kita yang kurang sehat.

Melindungi vitamin dan mineral

Tak hanya sayuran dan lauk-pauk, jenis karbohidrat seperti beras merah sebaiknya juga dimasak dalam food steamer karena ini satu-satunya metode memasak yang menjamin penyimpanan vitamin B1 yang kaya akan vitamin dan garam mineral. Pengukus makanan akan meminimalisasi risiko kehilangan vitamin penting dan gizi. Sedangkan membakar makanan akan menghancurkan sebagian besar keuntungan dari sisi kesehatan.

Makanan yang dikukus hanya akan mengurangi asam folat sebanyak 15%. Bandingkan dengan merebus yang akan mengurangi asam folat hingga 35%. Kandungan vitamin C pada makanan kukusan juga hanya berkurang 15%, sedangkan merebus akan menghilangkan vitamin C sebanyak 25%.

Anda juga tak perlu mengkhawatirkan hal-hal lain seperti rasa yang akan tercampur jika mengukus dua atau lebih jenis sayuran dalam pengukus makanan yang sama. Kecuali Anda terlalu lama mengukus, makanan tidak akan hancur. Mengukus juga lebih praktis karena Anda tak perlu menyaring makanan. Makanan pun lebih cepat matang.

Jenis makanan yang bisa dikukus:

  • Sayuran seperti wortel, kentang, parsnip (semacam wortel), buncis, dan lain sebagainya. Sayuran hijau biasanya akan sedikit berubah warnanya. Kentang yang dikukus bersama dengan kulitnya juga lebih mudah dikupas.
  • Kebanyakan ikan dapat dikukus seluruhnya, atau dibuat fillet lebih dulu. Bumbui ikan dengan ringan, lalu tetesi dengan lemon untuk menghilangkan amis.
  • Potongan daging sapi atau unggas dapat dikukus karena merebus dan memasaknya butuh waktu yang sama. Merebus daging memang sehat, namun cenderung mengurangi cita rasa. Tak heran kadang-kadang Anda butuh saus untuk membuatnya lebih sedap.
  • Dimsum, atau dumpling (semacam siomay atau bakpao) tentu juga perlu dimasak dengan cara dikukus.

www.kompas.com

Jus, Tak Semua Sehat

Filed under: .:Kesehatan:.

ImageSiapa yang tidak suka minum jus buah. Warnanya cerah dan terang, rasanya manis, dan baik untuk kesehatan. Mengkonsumsi jus buah adalah cara untuk membersihkan dan memulihkan sistem tubuh. Dengan cara ini, tubuh lebih mudah mencerna sari buah atau sayuran tersebut. Dalam bentuk jus pula, buah yang dikonsumsi bisa jauh lebih banyak dan bisa dikonsumsi dengan waktu yang relatif lebih cepat. Tapi tunggu dulu, tidak semua ahli gizi berpendapat demikian. Meski jus kaya akan vitamin, tapi jangan tutup mata pada bahayanya. Bila Anda ingin memetik manfaat dari segelas jus, para ahli gizi menyarankan Anda untuk mengonsumsi jus sayuran. Kandungan likopen dalam tomat telah diteliti mampu mengurangi risiko kanker prostat. Campuran beberapa jenis sayuran yang dijus juga menjadi sumber serat dan mengontrol rasa lapar. Selain itu, kadar gula dalam jus sayuran lebih sedikit dan hanya mengandung sedikit kalori. Cocok untuk mereka yang sedang diet. Yang terlarang Berhati-hatilah pada minuman yang termasuk dalam juice cocktail, juice drink atau juice flavored beverage. Ketiga jenis minuman itu biasanya hanya mengandung sedikit buah asli. Bahan utamanya adalah air, gula, dan sirup rasa buah. Jus dalam kategori ini tak lebih baik dari softdrink, yang tinggi gula dan kalori tapi rendah nutrisi. Penelitian menunjukkan minuman ini akan menyebabkan kegemukan pada anak. Pilih-pilih buah Bagaimana dengan jus buah murni yang tidak ditambah pemanis? Sebagian ahli berpendapat jus buah murni kaya akan vitamin C dan antioksidan untuk melawan penyakit. Masalahnya jus buah secara alami juga sudah mengandung gula dan kalori. Misalnya saja jus apel yang kadar gulanya setara dengan permen. Demikian juga dengan semangka yang mengandung banyak gula. Bila Anda khawatir pada kandungan gula dalam jus, pilihlah jus buah delima. Meski banyak mengandung gula dan kalori, namun sangat kaya antioksidan. Riset menunjukkan delima mengandung zat yang efektif untuk melindungi fungsi otak dan mencegah kanker. Buah-buahan dalam keluarga berry, seperti cherry, blueberry, dan cranberry, sangat disarankan karena efektif meningkatkan sistem imun tubuh. Beberapa studi juga menunjukkan buah berry mengandung anti peradangan dan anti kanker. Minum jus cherry sebelum dan setelah berolahraga bisa mengurangi rasa sakit pada otot akibat aktivitas fisik. Bagaimana dengan jus orange yang jadi favorit banyak orang? Kabar baik, jeruk merupakan sumber vitamin C, yang merupakan juara dalam meningkatkan sistem imun. Tak cuma itu, orange juice juga mengandung kalsium dan vitamin D untuk menguatkan tulang. Sangat disarankan bila Anda mengurangi gula saat membuat jus ini. sumber : www.kompas.com

Cegah kecacatan akibat ”Rheumatoid Arthritis”

Filed under: .:Kesehatan:.

Serangan penyakit Rheumatoid Arthritis perlu diwaspadai. Bila berlangsung lama tanpa pengobatan memadai, penyakit ini bisa menyebabkan kelainan bentuk pada persendian dan peradangan kronis pada persendian. Kondisi dikhawatirkan menyebabkan hilangnya fungsi persendian dan kecacatan sehingga kualitas hidup penderita menurun. ”Ada lebih dari 100 jenis reumatik yang memiliki gejala mirip sehingga masyarakat sulit membedakannya. Banyak yang menduga, semua keluhan nyeri sendi akibat asam urat,” kata Prof Harry Isbagio dari Divisi Reumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam diskusi di Jakarta, Rabu (20/5). Padahal, hanya tujuh persen dari gangguan reumatik yang disebabkan asam urat. Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun, yaitu reaksi sistem imun terhadap jaringan tubuh sendiri karena terjadi gangguan pada fungsi normal dari sistem imun. Hal ini menyebabkan sistem imun menyerang jaringan sehat. ”Peradangan sendi merupakan ciri khas RA yang bisa berakibat pada hilangnya bentuk dan fungsi sendi yang mengarah pada kerusakan fungsi sendi secara permanen. Penderita tidak dapat bebas bergerak karena menderita kaku dan nyeri pada sendi,” katanya. RA dan penyakit penyertanya bahkan bisa menyebabkan kematian dini. ”Sebab, pada kasus berat, RA dapat menyerang organ-organ penting, seperti mata, paru-paru, dan pembuluh darah,” kata Harry. Gejala penyakit ini biasanya bertahap, dimulai nyeri dan kaku sendi pada jari tangan, dan kemudian sering disertai kemerahan pada sendi. Selanjutnya terjadi pembengkakan sendi seperti pada tangan, leher, bahu, siku, pinggul, lutu, dan jari kaki. Sampai kini penyebab Rheumatoid Arthritis tidak dapat diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang diduga bisa menjadi pemicunya, antara lain infeksi kuman dan faktor genetik. Penyakit ini paling banyak diderita mereka yang berusia di atas 40 tahun dan sebelum usia 60 tahun. ”Meski prevalensi rendah, penyakit ini sangat progresif dan sering menyebabkan kecacatan. Kerusakan sendi mulai terjadi pada enam bulan pertama sejak terserang penyakit ini dan cacat sendi permanen terjadi dalam waktu 2-3 tahun bila tidak diobati dengan benar,” ujarnya. Pengobatan Selain diagnosis secara tepat sejak dini, perawatan yang optimal untuk penyakit RA melibatkan kombinasi obat-obatan, istirahat, latihan-latihan yang menguatkan sendi, serta pendidikan bagi pasien dan keluarga. ”Beberapa jenis terapi nonfarmakologik bagi pasien RA adalah perlindungan sendi, fisioterapi, dan rehabilitasi medik untuk mencegah terjadinya peradangan dan menghindari kecacatan,” kata dokter spesialis rehabilitasi medik dari FKUI-RSCM, dr Nury N Handikin. Selain obat-obatan penghilang nyeri dan radang, pasien juga harus sesegera mungkin mendapat pengobatan awal yang progresif dengan obat perubah perjalanan penyakit konvensional (disease modifying antirheumatic drugs(DMARD). Sumber : harian kompas, 22 mei 2009

June 2, 2007

Nyeri Perut yang Mengancam Kesuburan

Filed under: .:Kesehatan:.

Endometiosis merupakan kelainan dimana jaringan yang berasal dari selaput lendir rahim (sel endometrium) ditemukan pada organ atau jaringan di luar rahim. Sel tersebut tetap aktif seperti endometrium di dalam rahim. Tempat endometriosisa bisa berbeda-beda, ada yang menyusup ke dalam otot-otot rahim, bisa juga ke rongga panggul, paru-paru, mata, bahkan ke otak.

Dalam setiap siklus menstruasi, lapisan dinding rahim (endometrium) bertumbuh dan menebal dalam keadaan siap menerima sel telur yang dilepaskan oleh indung telur (ovarium). Bila sel telur yang sudah dilepas tidak dibuahi oleh sperma, maka lapisan dinding rahim ini akan luruh pada akhir siklus. Lepasnya dinding rahim inilah yang dinamakan peristiwa menstruasi.

Endometriosis memiliki struktur jaringan yang sama dengan endometrium dalam rahim. Endomestriosis juga akan merespon perubahan hormon yang terjadi dalam siklus menstruasi. Artinya, jaringannya juga akan menebal. Endometrium luruh dan melepaskan diri dari dalam rahim dan keluar menjadi darah menstruasi. Sementara endometriosis tidak memiliki jalan keluar, sehingga jaringannya membesar pada setiap siklus sehingga nyeri yang dirasakan akan semakin parah.

Beberapa penyebab terjadinya endometriosis diantaranya aliran balik darah haid (regurgitasi), hormonal, dan genetik. Sel endometrium maupun endometriosis berkembang dan menyusut di bawah pengaruh hormon estrogen. Produksi estrogen yang tinggi akan meningkatkan aktivitas sel endometriosis. Secara genetik, endometriosis bisa juga diturunkan. Selain itu, endomestriosis banyak dijumpai pada wanita dengan kekebalan tubuh menurun.

Dr. Deradjat Mucharam Sastra-wikarta, Spesialis Obstetri-Ginekologi, dari RSIA Budhi Jaya dan Klinik SamMarie-Wijaya, menjelaskan bahwa endometriosis dapat menyebabkan tidak hanya kegagalan hamil tetapi juga suatu peningkatkan frekuensi keguguran spontan mencapai 40-60%. Angka ini menurun secara bermakna setelah pengobatan endometriosis secara medis maupun secara surgikal.

Gejala Endometriosis
Ada beberapa gejala endometriosis yang bisa dirasakan, namun kadang-kadang pada seorang wanita tidak ditemukan gejala sama sekali. Umumnya endometriosis menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah dan daerah panggul, haid tidak teratur, kemanduIan, dan dispareunia (nyeri ketika melakukan hubungan seksual).

Jaringan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih bisa menyebabkan pembengkakan perut, nyeri ketika buang air besar, perdarahan melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian bawah ketika berkemih. Jaringan endometrium yang melekat pada ovarium atau struktur di sekitar ovarium bisa membentuk massa yang terisi darah (endometrioma). Kadang endometioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang timbul secara tiba-tiba yang bisa dirasakan, namun kadang-kadang pada seorang wanita tidak ditemukan gejala sama sekali. Umumnya endometriosis menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah dan daerah panggul, haid tidak teratur, kemanduIan, dan dispareunia (nyeri ketika melakukan hubungan seksual).

Jaringan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih bisa menyebabkan pembengkakan perut, nyeri ketika buang air besar, perdarahan melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian bawah ketika berkemih. Jaringan endometrium yang melekat pada ovarium atau struktur di sekitar ovarium bisa membentuk massa yang terisi darah (endometrioma). Kadang endometioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang timbul secara fibafiba.

Terapi Endometriosis

Pengobatan endometriosis dilakukan dengan beberapa cara, antara lain pemberian obat-obatan, pembedahan serta kombinasi keduanya. Tujuan terapi endometriosis adalah mengurangi rasa sakit, memperbaiki tidak teraturnya menstruasi dan meningkatkan fertilitas.

Dengan adanya pengobatan yang dini diharapkan kekhawatiran yang sekarang ada mengenai sulitnya memperoleh keturunan, bahkan mandul dapat dikurangi bahkan hilang sama sekali. Menurut Deradjat, endometriosis meningkatkan risiko keguguran dini sekitar 40%. Setelah pengobatan dengan pembedahan atau obat-obatan, laju keguguran ini menurun ke nilai kontrol (sekitar 15%).

Pada endometriosis yang berat kemungkinan perlu dilakukan pembedahan. Endometriosis diangkat dengan prosedur laparoskopi. Tetapi pembedahan hanya merupakan tindakan sementara karena endometrosis sering berulang.

Bila nyeri perut atau panggul tidak dapat dihilangkan dengan obat-obatan dan penderita tidak ada rencana untuk hamil lagi, pengangkatan ovarium (ovarektomi) dan pengangkatan rahim (hiaterektomi) kemungkinan dilakukan. Setelah pembedahan, diberikan terapi sulih estrogen. Bila jaringan endometrium masih banyak tersisa, maka terapi baru dilakukan 4-6 bulan setelah pembedahan.

Sumber: human health

Makan Bareng Keluarga Cegah Sakit Mental

Filed under: .:Kesehatan:.
Makan bareng di rumah bukan hanya mempererat ikatan antar keluarga, tetapi juga bisa mencegah seseorang mengalami sakit mental. Sebab, berdasarkan penelitian, banyak anak muda yang mendapat perawatan mental yang ternyata jarang makan bersama keluarga. Karena itu, menurut penelitian tersebut, menjalankan waktu berkualitas bersama keluarga terkait dengan kesehatan mental yang baik di kalangan kaum muda.

Berdasarkan penelitian yang mereka lakukan, para kaum muda yang berkunjung ke rumah sakit kesehatan mental kebanyakan hanya makan bersama-sama keluarga kurang dari lima kali seminggu. Sedangkan rekan-rekan mereka yang sehat biasa makan atau makan siang sedikitnya enam kali seminggu, begitu menurut para peneliti di Spanyol.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Journal of Epidemiology and Community Health mengamati 259 orang muda yang tinggal dengan orang tua mereka. Sebanyak 82 orang mendapat perawatan mental. Mereka mendapat perawatan untuk menangani masalah depresi dan rasa khawatir.

"Makan bersama keluarga sehari-hari bukan hanya mempersatukan keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan kesehatan mental menjelang dewasa," kata penelitian itu.

Para kaum muda yang sehat itu tampaknya juga sering mengikuti pesta-pesta keluarga, tamasya dan juga akitivitas lainnya. Tetapi kedua kelompok kaum muda itu memiliki waktu yang sama dalam melakukan aktivitas menonton televisi.

Menjawab pertanyaan tentang cinta dalam keluarga, sebagian besar kaum muda yang sehat menjawab mereka dicintai keluarga. Sebaliknya yang mengalami masalah kesehatan mental melihat keluarga mereka tidak berfungsi sebagai keluarga.

Satu dari lima partisipan yang sakit jarang yang merasa puas dan mendapat dukungan dari keluarga mereka, dibandingkan dengan jumlah kurang 7% dari anak yang sehat.

Faktor yang mempengaruhi hal ini antara lain, tingkat pendidikan orang tua, status pekerjaan dan jumlah anggota keluarga, yang sama dengan kelompok lainnya yang diteliti dalam penelitian ini.

 
<<  http://www.solusisehat.net >>