Home| Teknologi| Kesehatan| Catatanku| Tutorial| Cerpen| Biodata

October 1, 2007

Alcapone is Back

Filed under: .:Catatanku:.

"Alcapone is Back" mungkin tidak terlalu salah menggambarkan situasi tadi malam di rumah mbah bonky. Dengan berkumpulnya saya, mbah "Agus" bonky, John "Reinhard" Hardcore, "Deny" Warok, Inul "Erik",  Waone, Surip setidaknya sudah mewakili bahwa alcapone ada dan memang ada. Memang Gam, Slammy, Tigis tidak bisa datang dengan alasan kehabisan tiket pesawat (alasan sebenarnya gam masih di aceh, tigis di Jakarta, Slammy entah kemana hehehe). Sebenarnya masih ada senior alcapone yang sempat menghilang 2 taon, si B’dul, tapi sayang tidak tersedia motor yang cukup untuk membawa anak makassar ini.

Tahun-tahun kemarin kita selalu bisa buka bersama karena masih satu kamp, tetapi tahun ini kita terpaksa dan sangat terpaksa tidak bisa ber-Ramadlan bersama. Tetapi si mbah punya ide mengadakan buka bersama sekaligus reuni. Kebetulan kemarin di rumahnya diadakan selamatan 1000 hari wafatnya bapaknya. Mungkin mbah memang cerdas dia tahu bahwa anak kost memang selalu senang yang berbau gratis. Sehingga ketika di rumahnya banyak makanan dia sengaja mengundang kita dengan alasan buka bersama. Dan kita memang tidak tahu bahwa ada selamatan.

Jam 16:00 WIB kita (saya, warok, surip, waone) berangkat dari Malang naik motor. Dengan perjalanan santai (tahu Lebaran segera tiba jadi takut untuk kebut-kebutan) sekitar 1 jam-an baru sampai di rumah mbah di Bangil. Sampai di sana ternyata sudah berkumpul rombongan dari Surabaya yaitu Hardcore bersama mantan pacarnya  (Dina) yang sekarang jadi istrinya, Puji Rohyani (teman kerja Hardcore) bersama temannya, Fauzi, dan Vibi. Sampai di sana ternyata baru saja selesai tahlilan. Setelah memarkir  motor langsung gabung dengan mereka. Seperti sediakala, langsung saja suasana jadi ramai sekali. Suara Hardcore yang membahana dipadu suara Puji yang cumlengking plus orkestra mulut rombongan dari Malang menjadikan suasana semakin hangat.

Pukul 17:26 WIB, tibalah adzan Maghrib untuk daerah Bangil dan sekitarnya. Semua masuk ke rumah mengambil takjil. Ada yang perlu digaris bawahi bahwa Hardcore dan istrinya penganut non muslim, tapi inilah Alcapone, semua saling menghormati. Meskipun tidak mengenal Puasa Ramadlan tapi mereka bersedia datang ke acara yang nota bene bersifat religi. Selesai makan takjil langsung makan. Sebenarnya saya tidak biasa makan sebelum shalat maghrib. Dengan menu yang sangat lengkap untuk ukuran kost-kostan, kita sikat sate yang ukurannya besar-besar dan soto yang tersedia tanpa rasa sungkan. Tapi ada hal yang sebenarnya membuat sedih meskipun menunya sangat lengkap. Hardcore penganut anti daging sate dan sayur, mbah penganut anti memakan makanan yang berasal dari makhluk hidup selain sayuran. Ya mungkin memang rizki yang diberikan-Nya memang berbeda.

Setelah makan langsung shalat maghrib kemudian dilanjutkan penyelesaian tugas menghabiskan hidangan. "Daripada dibuang", kata ibunya mbah. Ternyata perut memang tidak bisa dibohongi, meskipun masih banyak  ternyata kita nyerah.  Obrolan, bercanda, dan saling gojlokpun dilanjutkan.

Pukul 19:00WIB-an si Inul alias erik baru datang bersama pacarnya dan kedua temannya. Makin serulah suasana karena ada korban baru lagi untuk jadi bahan gojlokan.

Pukul 20:45 WIB kita pun pulang. Diawali rombongan Surabaya, setengah jam kemudian rombongan Malang menyusul pulang. Sepertinya sudah disiapkan dari awal, waktu kita pulang ternyata dibawakan berkat. Mau tidak mau kita harus bawa daripada waktu sahur harus beli.

1 jam kemudian sampailah di kost-kostan. Badan terasa sangat capek tapi puas. Saya bersyukur kepada Allah. Yang pertama karena masih punya banyak teman sangat akrab meskipun berbeda tempat.  Yang kedua dua hari ini makan dengan enak plus sampai kenyang dengan gratis.

Oya saya lupa belum cerita bahwa kemarin hari sabtu juga ditraktir buka bersama oleh B’dul. Kebetulan B’dul baru saja datang dari Makassar. Dia datang ke Malang untuk menuntaskan kuliahnya yang sudah 2 tahun terbengkalai.  Bertempat di  "Ikan Bakar segar" dekat paparonz, dipesan 2 ekor gurami besar plus  3 bakul nasi untuk kita berlima yaitu, Surip, waone, Warok, Bedul, dan tentu saja saya sendiri. Tak kalah serunya meskipun hanya berlima.

Dan sore nanti buka bersama di "kost 433" tempat  kost saya sekarang. Sebenarnya kemarin juga ada buka bersama di kost saya atas sponsor ibu kost. Tapi untuk nanti sore murni dari uang kita sendiri. 

Besok dimana lagi yah? oya hari Jumat diajak anak-anak BIOS FM buka bersama. Selain itu? masih nunggu undangan selanjutnya atau mungkin ada dia antara kalian yang mau mengundang? hehehe….