June 2, 2007

Tak Pernah Aku Seriang Ini Ketika Menatap Wajahmu

Filed under: .:Puisi:.

Tak pernah aku seriang ini
ketika menatap wajahmu 

Sadar bahwa kau dan aku menjadi tua bersama
dan tahun perkawinan selalu terasa lebih sederhana
dari musim panen mangga 

Tahukah kau istriku,
tiap malam kuterjemahkan cintaku kepadamu
dengan hati-hati menyelimutimu 

Sebab kau selalu lupa memakai selimut 

Sengaja aku jarang nonton TV supaya kau merdeka
memegang kendali jauh sesukamu 

Dan aku selalu memuji rambutmu
yang rajin kau lumuri minyak zaitun 

Harusnya aku kembali ke Madinah
dan membeli minyak zaitun lebih banyak lagi 

Kenapa waktu itu aku takut kelebihan bagasi?
Bukankah tidak setiap tahun aku ziarah ke makam Nabi
dan rencanamu naik haji lagi selalu tertunda 

Tahukah kau istriku,
Aku jarang ke luar rumah jika tak benar perlu
sebagai pernyataan cintaku kepadamu 

Sebab kedua anak kita mulai besar
dan mereka memuja kita benar 

Mereka masa depan
sedangkan kita masa silam 

Aku tak ingin kita cepat menjadi tua 

Aku tak ingin kita kehilangan kekuatan
pada saat anak-anak itu memerlukan perlindungan 

Istriku, tak pernah aku seriang ini
ketika menatap wajahmu

<<Cecep Syamsul Hari>>

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://topha.blogsome.com/2007/06/02/tak-pernah-aku-seriang-ini-ketika-menatap-wajahmu/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.